jump to navigation

Berturut Panggilanku Januari 14, 2009

Posted by bundadinda in Sang Ayah.
Tags:
trackback

Saat-saat merasa sendiri, kau selalu duduk disamping, “menemaniku”

Saat-saat merasa sunyi, kau hibur hati sanubari

Saat-saat merasa gamang, kau tetap hadir dalam setiap angan dan harapan

Saat-saat sangat terancam, tak jua kau larut dalam temaram

 

Kehadiranmu selalu ada untukku

Kehangatanmu selalu menyelimutiku

Kelembutanmu selalu membelaiku

Kemarahanmu pastinya terbaik untukku

 

Terima Kasih Kaka’…

Terima Kasih Tedy….

Terima Kasih Aa’….

Terima Kasih Ayah’.…

 

Semua Panggilan untukmu selama menemaniku tetap ku genggam dalam ingatan dan kenangan.

 

 

 

 

Komentar»

No comments yet — be the first.